Episode
Benturan Langsung
February 5, 2025
Mimpi Vicky nyaris terwujud. Namun, serangan panik membuatnya merenung tentang apa—dan siapa—yang sesungguhnya ia inginkan.
Kesialan Cenderung Datang Berurutan atau Sekaligus
February 5, 2025
Vicky memikirkan kembali caranya memperlakukan Matías setelah pertengkaran dengan Nico memicu munculnya perasaan yang rumit. Sementara itu, Caro menjalani USG.
Ada yang Kurang
February 5, 2025
Undangan dari Matías membuat Vicky bingung karena ia kesulitan memahami konflik batin dalam dirinya. Matías menyadari sesuatu hal tentang Mei.
Kultus
February 5, 2025
Pertemuan tak terduga dengan Debbie mengacaukan liburan romantis Vicky dan Daniel. Matías membawa hubungannya bersama Mei ke tahap baru yang lebih serius.
Terbang Tinggi
February 5, 2025
Vicky berupaya menjalani liku-liku dunianya sebagai wanita lajang, tetapi saat ia dan Matías bertemu di malam khusus wanita, perasaan yang terpendam kembali menyeruak.
Ninja Cinta
February 5, 2025
Pagi itu terasa canggung setelah Matías membuat Vicky semakin bingung. Penilaian kerja pun kian memicu rasa rendah dirinya.
Kaki atau Paha
February 5, 2025
Kunjungan ke Caro membuat Vicky terpaksa menghadapi kegagalannya sendiri. Matías mencoba merencanakan pesta ulang tahun kejutan untuk Mei.
Kisah Cinta Offside
February 5, 2025
Vicky membela diri setelah Matías meminta waktu untuk sendiri. Kunjungan rumah sakit membuka mata Vicky, sedangkan kisah cinta baru Meli mencuri perhatian media.
Dunia Kebetulan
February 5, 2025
Percakapan dengan Daniel membuat Vicky terkejut saat akibat dari tindakannya mulai terasa. Mei menanyakan langsung kepada Matías tentang perasaan pria itu terhadap Vicky.
Lulusan Melahirkan
February 5, 2025
Matías mencoba jujur kepada Mei, sedang Vicky, Caro, dan teman-teman lain melakukan pertemuan menarik dengan doula. Caro mengalami dampak dari stres yang dialaminya.
Sarapan yang Sempurna
February 5, 2025
Sebuah momen penting membawa kegembiraan dan kepanikan. Matías dan Mei saling terbuka. Saat dilanda keraguan, bisakah Vicky menerima perasaan Matías sebelum terlambat?